Operator adalah simbol khusus yang menyajikan operasi khusus pada
satu, dua, atau tiga operand dan kemudian
mengembalikan hasilnya. Operator-operator tersebut digunakan untuk membentuk
ekspresi. Sebuah konstanta atau entitas dengan sendirinya merupakan ekspresi,
demikian juga kombinasi dari konstanta dan variabel dengan operator. Suatu
ekspresi yang diikuti dengan sebuah titik koma adalah sebuah pernyataan.
Jenis-jenis Operator pada Java :
1.
Operator Aritmatika
Berikut ini adalah dasar Operator Aritmatika yang dapat digunakan untuk membuat suatu program Java :
Operator
|
Penggunaan
|
Keterangan
|
+
|
op1 + op2
|
Penjumlahan (tanda plus)
|
-
|
op1 – op2
|
Pengurangan (tanda minus)
|
*
|
op1 * op2
|
Perkalian
|
/
|
op1 * op2
|
Pembagian
|
%
|
op1 % op2
|
Sisa Pembagian
|
Sebagai contoh dari Operator Aritmatika adalah :
import java.util.Scanner;
publick class Jumlah
{
ppublick static void main (string args [])
{
int bilangan1=3, bilangan2=25, jumlah;
jumlah= bilangan1 + bilangan2;
System.out.println("hasil adalah:"+jumlah);
}
}
run:
hasil adalah:28
2. Operator Increment & Decrement
Operator Increment dan Decrement adalah Operator yang menambah dan mengurangi nilai yang tersimpan dalam bentuk variabel angka terhadap nilai.
Berikut ini adalah dasar Operator Incremant & Decrement yang dapat digunakan untuk membuat suatu program Java :
Operator Penggunaan Keterangan
++ op++ Menambah 1 pada op, mengevaluasi nilai op sebelum di increment.
++ ++op Menambah 1 pada op, mengevaluasi nilai op setelah di increment.
- - op- - Mengurangi 1 pada op, mengevaluasi nilai op sebelum di increment.
- - - -op Mengurangi 1 pada op, mengevaluasi nilai op setelah di increment.
Sebagai salah satu contoh dari Operator Increment & Decrement adalah :
3. Operator Relasi
Operator Relasi adalah operator yang membandingkan dua nilai dan menentukan keterhubungan diantara nilai-nilai tersebut.
Hasil keluarannya berupa nilai Boolean yaitu True atau False.
Berikut ini adalah dasar Operator Incremant & Decrement yang dapat digunakan untuk membuat suatu program Java :
Operator Penggunaan Keterangan
> op1>op2 op1 lebih besar dari op2
>= op1>=op2 op1 lebih besar dari atau sama dengan op2
< op1<op2 op1 lebih kecil dari op2
<= op1<=op2 op1 lebih kecil dari atau sama dengan op2
== op1==op2 op1 sama dengan op2
!= op1!=op2 op1 tidak sama dengan op2
Sebagai salah satu contoh dari Operator Increment & Decrement adalah :
4. Operator Logika
Operator Logika adalah operator yang memiliki sata atau lebih operand yamg menghasilkan nilai boolean.
Terdapat enam macam dari Operator Logika, yaitu :
1. Logika AND (&&)
2. Boolean Logika AND (&)
3. Logika OR ( || )
4. Boolean Logika Inclusive OR ( | )
5. Boolean Logika Exlusive OR ( ^ )
6. Logika NOT ( ! )
Dimana x1, x2 dapat menjadi pernyataan boolean, variabel atau konstanta, dan op adalah salah satu dari operator &&, &, ||, |, atau ^.
Sebaimana yang tertera dalam tabel kebenaran berikut ini;
~ && (Logika AND) dan & (Boolean Logika AND)
x1 x2 hasil
true true true
true false false
false true false
false false false
~ || (Logika OR) dan | (Boleean Logika OR)
x1 x2 hasil
true true true
true false true
false true false
false false false
~ ^ (Bolean Exlusive OR)
x1 x2 hasil
true true false
true false true
false true true
false false false
Hasil operasi Operator ini adalah true,jika dan hanya jika satu operand bernilai true dan yang lain bernilai false.
~ ! (Logika)
Logika NOT digunakan dalam satu argument, dimana argumen tersebut dapat menjadi suatu pernyataan, variabel atau konstanta.
Seperti tabel kebenaran sebagai berikut :
x1 hasil
true false
false true
sebagai salah satu Operator Logika adalah :
import java.util.Scanner;
publick class Jumlah
{
ppublick static void main (string args [])
{
int bilangan1=3, bilangan2=25, jumlah;
jumlah= bilangan1 + bilangan2;
System.out.println("hasil adalah:"+jumlah);
}
}
run:
hasil adalah:28
2. Operator Increment & Decrement
Operator Increment dan Decrement adalah Operator yang menambah dan mengurangi nilai yang tersimpan dalam bentuk variabel angka terhadap nilai.
Berikut ini adalah dasar Operator Incremant & Decrement yang dapat digunakan untuk membuat suatu program Java :
Operator Penggunaan Keterangan
++ op++ Menambah 1 pada op, mengevaluasi nilai op sebelum di increment.
++ ++op Menambah 1 pada op, mengevaluasi nilai op setelah di increment.
- - op- - Mengurangi 1 pada op, mengevaluasi nilai op sebelum di increment.
- - - -op Mengurangi 1 pada op, mengevaluasi nilai op setelah di increment.
Sebagai salah satu contoh dari Operator Increment & Decrement adalah :
import java.util.Scanner;
publick class Jumlah
{
ppublick static void main (string args [])
{
int bilangan1=3, bilangan2=25, jumlah;
jumlah= ++bilangan1 + bilangan2;
publick class Jumlah
{
ppublick static void main (string args [])
{
int bilangan1=3, bilangan2=25, jumlah;
jumlah= ++bilangan1 + bilangan2;
System.out.println("hasil adalah:"+jumlah);
System.out.println("nilai bilangan:"+bilangan1)
System.out.println("nilai bilangan:"+bilangan1)
}
}
}
run:
hasil adalah:28
nilai bilangan1:4
Operator Relasi adalah operator yang membandingkan dua nilai dan menentukan keterhubungan diantara nilai-nilai tersebut.
Hasil keluarannya berupa nilai Boolean yaitu True atau False.
Berikut ini adalah dasar Operator Incremant & Decrement yang dapat digunakan untuk membuat suatu program Java :
Operator Penggunaan Keterangan
> op1>op2 op1 lebih besar dari op2
>= op1>=op2 op1 lebih besar dari atau sama dengan op2
< op1<op2 op1 lebih kecil dari op2
<= op1<=op2 op1 lebih kecil dari atau sama dengan op2
== op1==op2 op1 sama dengan op2
!= op1!=op2 op1 tidak sama dengan op2
Sebagai salah satu contoh dari Operator Increment & Decrement adalah :
import java.util.Scanner;
publick class Jumlah
{
ppublick static void main (string args [])
{
int bilangan1=3, bilangan2=25, jumlah;
boolean bagaimana:bilangan1>bilangan2;
publick class Jumlah
{
ppublick static void main (string args [])
{
int bilangan1=3, bilangan2=25, jumlah;
boolean bagaimana:bilangan1>bilangan2;
System.out.println("hasil bagaimana:"bagaimana);
}
}
}
run:
nilai bagaimana:false
4. Operator Logika
Operator Logika adalah operator yang memiliki sata atau lebih operand yamg menghasilkan nilai boolean.
Terdapat enam macam dari Operator Logika, yaitu :
1. Logika AND (&&)
2. Boolean Logika AND (&)
3. Logika OR ( || )
4. Boolean Logika Inclusive OR ( | )
5. Boolean Logika Exlusive OR ( ^ )
6. Logika NOT ( ! )
Dimana x1, x2 dapat menjadi pernyataan boolean, variabel atau konstanta, dan op adalah salah satu dari operator &&, &, ||, |, atau ^.
Sebaimana yang tertera dalam tabel kebenaran berikut ini;
~ && (Logika AND) dan & (Boolean Logika AND)
x1 x2 hasil
true true true
true false false
false true false
false false false
~ || (Logika OR) dan | (Boleean Logika OR)
x1 x2 hasil
true true true
true false true
false true false
false false false
~ ^ (Bolean Exlusive OR)
x1 x2 hasil
true true false
true false true
false true true
false false false
Hasil operasi Operator ini adalah true,jika dan hanya jika satu operand bernilai true dan yang lain bernilai false.
~ ! (Logika)
Logika NOT digunakan dalam satu argument, dimana argumen tersebut dapat menjadi suatu pernyataan, variabel atau konstanta.
Seperti tabel kebenaran sebagai berikut :
x1 hasil
true false
false true
sebagai salah satu Operator Logika adalah :
import java.util.Scanner;
publick class Jumlah
{
ppublick static void main (string args [])
{
int bilangan1=3;
{
ppublick static void main (string args [])
{
int bilangan1=3;
int bilangan2=25;
boolean coba=false;
System.out.println("hasil coba:"+coba);
}
}
run:
hasil coba:false
5. Operator Kondisi
Operator Kondisi adalah Operator ternary, yang artinya bahwa Operator ini membawa tiga argument yang membentuk suatu operasi bersyarat.
Dan dirumuskan sebagai berikut :
exp1 ? exp2 : exp3
Dimana nilai exp1 adalah suatu penyataan boolean yang memiki hasil yang salah satunya harus berupa nilai True atau False.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar